Spesialisasi di Bidang Kedokteran Gigi


Nah biar ga salah dan tepat memilih dokter gigi untuk perawatan gigi anda. Terkadang beberapa dokter malah mengambil bagian yang bukan bidang spesialis mereka, mungkin hal ini yang menyebabkan maraknya malpraktek dikalangan medis, ga maukan jadi korban? berikut saya jelaskan spesialisasi kedokteran gigi biar ga salah pilih 🙂

1. Bedah Mulut (Sp.BM)


Menangani berbagai kasus di daerah gigi dan mulut yang memerlukan tindakan bedah untuk terapinya yang terbagi menjadi bedah dan bedah mayor. Contoh Bedah minor : operasi gigi geraham ke-3 (impaksi molar-3) yang tumbuh tidak sempurna, miring atau tertanam seluruhnya (embeded). Contoh Bedah mayor : terapi pengangkatan tumor, retak/patah (fraktur) rahang, operasi bibir sumbing.

 
BACA JUGA:  Efek Samping Dari Bleaching Gigi

2. Oral Medicine (Sp.OM)

Bisa dikatakan spesialisasi ini adalah seperti internis atau ahli penyakit dalam-nya kedokteran gigi. Berkaitan dengan penyakit-penyakit di rongga mulut. Misal : cancer, adanya manivestasi virus HIV di rongga mulut, jamur, termasuk juga gerodontology atau manifestasi proses penuaan di rongga mulut.

3. Konservasi Gigi (Sp.KG)

Spesialisasi yang menangani masalah restorasi gigi (esthetic restoration) termasuk perawatan terhadap kelainan jaringan syaraf. Sehingga secara garis besar mencakup tindakan Operative Dentistry (misal : menambal gigi yang belubang, melakukan restorasi jaket, pelapisan gigi yang mengalami perubahan warna, bleaching atau pemutihan gigi) dan endodontic (perawatan kerusakan jaringan syaraf atau yang disebut pulpa gigi, termasuk juga tindakan bedah endodonsi)

BACA JUGA:  Abrasi dan Erosi adalah Kelainan dapatan dari Gigi

4. Prostodonsia (Sp.Prost)

Menangani masalah ketiadaan gigi di rongga mulut, dengan menggantinya menggunakan gigi palsu. Baik gigi palsu lepasan, cekat maupun implant.

5. Periodonsia (Sp. Per)

Menangani segala kelainan jaringan periodontal. Jaringan periodontal adalah jaringan yang mendukung gigi, termasuk gusi, dan jaringan tulang disekitarnya. Mencakup juga beberapa tindakan bedah yang disebut bedah periodontal. Contoh : perawatan peradangan gusi, kegoyahan gigi karena kerusakan jaringan tulang disekitarnya, tindakan operatif perawatan gusi yang naik (resesi) dan mengakibatkan terbukanya akar gigi

BACA JUGA:  Manfaat Pasta Gigi Untuk Bibir

6. Pedodonsia (Sp.KGA)

Merupakan spesialis Kedokteran Gigi Anak, jelas berperan seperti dokter anak, untuk seluruh masalah gigi dan mulut pada anak-anak

7. Orthodonsia (Sp.Orth)

merupakan salah satu spesialisasi yang sangat populer di masyarakat. Spesialisasi yang berkomepten merapikan susunan gigi yang tidak teratur. Yang menjadi trend adalah pemasangan bracket atau alat ortodonsi cekat.